Toko Oen Malang adalah salah satu ikon kuliner cagar budaya paling legendaris di Kota Malang yang telah berdiri sejak tahun 1930. Restoran bergaya kolonial yang terletak di Kawasan Heritage Kayutangan ini sangat terkenal dengan es krim kuno buatan sendiri (homemade), kue-kue klasik Indo-Belanda, serta atmosfer tempo dulu yang dijaga keasliannya hingga hari ini.

1. Lokasi dan Jam Operasional

Restoran bersejarah ini terletak di pusat kota dan sangat mudah dijangkau, berlokasi strategis di dekat Alun-Alun Kota Malang.

  • Alamat: Jl. Jenderal Basuki Rahmat No.5, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119 (berseberangan langsung dengan Gereja Katolik Hati Kudus Yesus).

  • Jam Buka: Senin hingga Minggu, pukul 08:00 – 21:30 WIB.

2. Menu Favorit dan Estimasi Harga

Seluruh hidangan di sini dibuat menggunakan resep otentik turun-temurun tanpa bahan pengawet. Rentang harga menu makanan dan es krim berkisar antara Rp25.000 hingga Rp80.000.

  • Es Krim Legendaris:

    • Oen Special Ice Cream: Kombinasi 3 sekop es krim dengan pilihan rasa klasik, saus buah, dan stik wafer.

    • Tutti Frutti Cassata: Es krim potongan buah berbentuk balok klasik yang unik.

    • Peach Melba: Sajian es krim vanila dengan buah persik segar dan saus rasberi.

  • Roti dan Pastri Klasik Belanda: Garnalen brood (roti udang), kippen brood (roti ayam), socijs brood (roti sosis), bitterballen, serta aneka kue tradisional seperti lapis legit.

  • Makanan Berat: Beef Tenderloin Steak, Wienerschnitzel, Nasi Goreng Spesial, Gado-Gado, hingga Sop Buntut khas rumahan.

3. Sejarah Singkat

Toko Oen awalnya dirintis oleh Liem Gien Nio bersama suaminya, Oen Joen Hok, pada era 1920-an di Yogyakarta. Usaha kuliner ini kemudian berkembang pesat dengan membuka cabang di Jakarta, Semarang, hingga akhirnya mendirikan cabang di Malang pada tahun 1930.

Seiring berjalannya waktu, kepemilikan Toko Oen Malang telah terpisah dari Toko Oen Semarang sejak tahun 1990-an. Di bagian depan fasad restoran, Anda dapat melihat tulisan ikonik berbahasa Belanda: “Welkom in Malang Toko Oen Die Sinds 1930 Aan de Gasten Gezzeligheid” yang berarti “Selamat Datang di Toko Oen Malang yang Sejak Tahun 1930 Menyajikan Keramahan kepada Para Tamu”.

4. Suasana dan Fasilitas

  • Interior Jadul dan Autentik: Mempertahankan furnitur asli berupa kursi rotan rendah yang khas, meja makan kayu tinggi, pajangan bingkai foto hitam-putih Malang tempo dulu, serta alunan musik klasik barat zaman kolonial.

  • Pelayanan Unik: Menghadirkan pengalaman bernostalgia di mana beberapa pelayan senior masih mengenakan seragam putih-putih formal lengkap dengan peci, menambah kental nuansa sejarah di restoran ini.