Bukit Rhema—yang jauh lebih populer di kalangan masyarakat luas dengan sebutan Gereja Ayam—merupakan destinasi wisata religi, budaya, dan alam yang sangat unik di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Berlokasi strategis di Dusun Gombong, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, tempat ini hanya berjarak sekitar 2 kilometer saja dari kawasan Candi Borobudur.

Bangunan ikonik ini mulai digagas dan didirikan pada tahun 1992 oleh Daniel Alamsjah setelah beliau mendapatkan visi spiritual. Kepopulerannya semakin mendunia setelah bangunan ini dipilih sebagai salah satu lokasi syuting film layar lebar legendaris Ada Apa dengan Cinta? 2 (AADC 2) pada tahun 2016.

Fakta Unik dan Filosofi Bangunan

  • Bukan Berbentuk Ayam, Melainkan Burung Merpati: Meskipun dijuluki “Gereja Ayam”, sang pembuat merancang bangunan ini dengan mengambil inspirasi bentuk burung merpati mahkota. Burung merpati dipilih karena melambangkan nilai-nilai perdamaian, kasih sayang universal, dan kebebasan.

  • Rumah Doa Lintas Agama, Bukan Gereja Denominasi Tertentu: Tempat ini berfungsi sebagai Rumah Doa bagi semua kalangan. Di bagian dasar bangunan, terdapat bilik-bilik doa privat yang terbuka bagi siapa saja dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan untuk berdoa dalam keheningan.

  • Simbol Nyata Toleransi: Kompleks wisata ini menyediakan fasilitas penunjang ibadah yang inklusif, mulai dari ruangan bagi umat Kristen hingga fasilitas musala bagi umat Muslim, mencerminkan semangat kebersamaan dan kedamaian antarumat beragama.

Struktur 7 Lantai Bangunan Utama

Bangunan burung merpati raksasa ini memiliki total 7 tingkatan, di mana masing-masing lantai memiliki fungsi ruang dan pesan moral yang berbeda:

  • Lantai 1: Area dasar yang difungsikan sebagai ruang meditasi, tempat ibadah, dan deretan bilik-bilik doa privat.

  • Lantai 2 hingga Lantai 5: Ruangan galeri pameran yang dihiasi dengan lukisan edukatif, dokumentasi sejarah pembangunan Bukit Rhema, serta pesan-pesan moral mengenai kekayaan budaya Indonesia, bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga pencegahan kenakalan remaja.

  • Lantai 6 (Area Paruh Burung): Titik pandang terbuka yang menawarkan sudut pandang unik ke arah lanskap alam di sekitar bukit.

  • Lantai 7 (Area Mahkota Burung): Lantai paling atas yang menjadi spot favorit utama. Dari puncak kepala burung ini, pengunjung dapat menikmati panorama alam 360 derajat. Jika cuaca cerah, Anda bisa melihat megahnya Candi Borobudur di kejauhan serta dikelilingi oleh pemandangan lima gunung (Gunung Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, dan Telomoyo).

Kuliner Khas di Kedai Bukit Rhema

Berada di bagian ekor bangunan, terdapat Kedai Bukit Rhema yang nyaman bagi pengunjung untuk bersantai sambil menikmati udara perbukitan yang sejuk.

  • Camilan Gratis: Setiap pembelian tiket masuk umumnya sudah termasuk fasilitas penukaran camilan tradisional gratis berupa singkong goreng (lazim disebut Latela) yang disajikan hangat bersama sambal khas.

  • Menu Favorit: Kedai ini juga menyediakan berbagai pilihan kuliner Nusantara yang menghangatkan tubuh, seperti Bakmi Jawa autentik dan Ayam Bakar Spesial.